Desain Wajah Gajah Mada Adalah Muhammad Yamin

Pernahkah anda berpikir dan membuat anda bertanya, Siapakah yang mendesain wajah Patih Gajah Mada untuk pertama kalinya? Itulah yang membuat saya menulis artikel ini yang akan memberikan penjelasan bagi teman-teman.

Tidak disangka, Muhammad Yamin merupakan orang yang pertama kali membuat wujud wajah Gajah Mada yang sebelumnya orang Indonesia tidak pernah tahu bentuk rupa dari pahlawan yang terkenal dengan “Sumpah Palapa” itu. Pada awalnya, inspirasi Muhammad Yamin bisa membentuk sosok Gajah Mada adalah dari peninggalan sejarah yang ditemuinya dalam sebuah guci bekas sejarah kerajaan majapahit. Dengan guci tersebut Muhammad Yamin membuat sebuah patung Gajah Mada yang sama dengan seperti yang ia temukan.

Selain itu, Muhammad Yamin sangat menyukai kisah pewayangan Mahabharata, sehingga tak heran ia juga adalah tokoh yang sangat berjasa dalam pembentukan “Panca Sila” yang merupakan dasar dan ideologi Negara Republik Indonesia. Semuanya bermula ketika Soekarno telah dan rekan seperjuangannya telah berhasil membentuk “Dasar Negara” tersebut, Soekarno hanya menemukan kata “Sila” saja. Kemudian, Muhammad Yamin yang juga seorang penggemar bahasa Sansekerta mengusulkan kepada Bung Karno dengan menambahkan kata “Panca” didepannya, sehingga terbentuklah “Panca Sila.”

Tidak hanya mendesain wajah Patih Gajah Mada untuk yang pertama kalinya, Muhammad Yamin jugalah yang membuat desain simbol “Garuda Panca Sila” untuk yang pertama kalinya. Kecerdasan dari Muhammad Yamin lah yang membuat Soekarno begitu percaya kepadanya sehingga menyerahkan simbol “Ideologi Negara” itu kepadanya. Namun, karena desain simbol Garuda Panca Sila itu terkesan gemuk dan tidak ramping, akhirnya desain simbolnya pun dibuat ulang kemali sehingga menjadilah simbol Garuda Pancasila seperti sekarang ini.

Bahkan, karena kecintaanya pada pewayangan Mahabharata, Muhammad Yamin membuat pembukaan UUD sebanyak 18 lembar yang terinspirasi dari 18 parwa dalam kisah Mahabharata. Namun, karena saking banyaknya akhirnya pembukaan tersebut dilakukan revisi kembali sehingga terbentuklah “Pembukaan UUD 1945” seperti sekarang ini. Begitu hebatnya pengaruh Mahabharata bagi Muhammad Yamin hingga bisa membuat hukum-hukum Negara Indonesia.

Begitu luar biasanya Muhammad Yamin dalam pembentukan “Filosofi” Negara Republik Indonesia ini. Seperti halnya “Gajah mati meninggalkan gadingnya dan manusia mati meninggalkan nama,” maka seperti itulah kami selaku generasi bangsa mu tidak akan pernah melupakan jasa-jasa yang telah mencucurkan keringatmu. Seiap hari senin semua anak bangsa Indonesia selalu melakukan upacara untuk mendoakanmu. Semoga engkau bahagia dialam Yang Maha Kuasa.

Posted by Wasiwa
Wasiwa Updated at: May 03, 2015

0 komentar:

Post a Comment