Kejam, Peneliti Kendalikan Kumbang Pakai Alat Kontrol


Alat pengontrol jarak jauh digunakan oleh ilmuwan untuk mengendalikan kumbang bunga berukuran besar. Kumbang ini nantinya diharapkan bisa membawa muatan (sensor thermal dan mikrofon) ke dalam area yang sulit dijangkau dalam aktivitas untuk penyelamat atau pencarian.

Hal ini terlihat kejam karena ilmuwan menempatkan alat-alat pada tubuh serangga tersebut untuk membuatnya bergerak sesuai keinginan pengendalinya. Ilmuwan menguji kumbang agar dapat terbang, berbelok di bawah kontrol nirkabel atau tanpa kabel. Para peneliti melekatkan controller nirkabel ke kumbang untuk menyelidiki fungsi otot, yang disebut 'coleopteran third axillary sclerite (3Ax) muscle'.

Bagian tersebut sejak lama diketahui berkaitan dengan cara kumbang untuk melipat sayap mereka. Dengan merekam data neuromuscular saat kumbang itu terbang, ilmuwan menemukan bahwa otot 3Ax juga berperan dalam kemudi. Dengan mengontrol otot tersebut, ilmuwan bisa mendapatkan presisi terbaik dalam mengendalikan serangga tersebut.

Associate Professor di Department of Electrical Engineering and Computer Sciences UC Berkeley, Michel Maharbiz mengungkapkan, prestasi penting ialah menciptakan radio atau komputer yang cukup kecil agar kumbang bisa terbang tanpa hambatan. Sehingga, kumbang tersebut bisa terbang secara alami.

Para peneliti menempatkan microcontroller dengan transceiver nirkabel untuk mengontrol kumbang berukuran enam sentimeter dan delapan gram. Enam elektroda terhubung dengan 'optic lobe' dan otot terbang jenis kumbang Mecynorrina torgata.

"Dengan teknologi ini, kami bisa dengan aman mengeksploraso area yang tidak dapat diakses sebelumnya, seperti sudut kecil dan celah-celah dalam bangunan yang runtuh," pukas Hirotaka Sato dari Nanyang Technological University di Singapura yang kini bekerja di Berkeley, seperti dikutip dalam Okezone.com, Rabu (18/3).

Posted by Wasiwa
Wasiwa Updated at: March 18, 2015

0 komentar:

Post a Comment