Siklus Biphasic dan Triphasic Alga Merah



Siklus Biphasic dimulai dari  gametofit lalu menghasilkan gamet jantan (spermatium) dan gamet betina (carpogonium) kemudian mengalami fertilisasi (peleburan) berubah menjadi zigot berkembang menjadi karpospora. Selanjutnya menghasilkan dua fase yaitu fase gametofit haploid (n) yang menghasilkan gamet dan fase sporofit diploid (2n) yang menghasilkan spora. Selanjutnya mengalami miosis dan kembali lagi ke tahap awal.
a) Biphasic, b) Triphasic
Siklus Triphasic dimulai dari gametofit jantan yang menghasilkan spermatium dan gametofit betina yang menghasilkan karpogonium terjadi proses fertilisasi menghasilkan karposporofit menjadi karpospora yang menghasilkan gametofit haploid (n) dan sporofit diploid (2n) yang menghasilkan tetrasporofit berkembang menjadi tetrasporangium kemudian mengalami miosis berubah menjadi tetraspora dan kembali ketahap awal.
  
Keterangan:
·  Karpospora adalah spora yang terbentuk dari hasil fertilisasi antara spermatia dan karpogonia yang menghasilkan spora diploid yang akan  menjadi tetrasporofit.
·   Sporofit adalah fase yang menghasilkan spora diploid (2n)
·    Gametofit adalah fase yang menghasilkan gamet haploid (n)
·      Meiosis adalah pembelahan sel yan menghasilkan jumlah sel anaknya 4 dan terjadi 2 kali.
·      Karposporofit adalah fase yang menghasilkan karpospora diploid
·      Tetrasporongium adalah kantong tempat menghasilkan tetraspora.

Posted by Wasiwa
Wasiwa Updated at: January 20, 2014

0 komentar:

Post a Comment